Where Everything Begin…

“Love Hurts.” -Nazareth

Aku jatuh cinta pada tatapan dan matanya yang hangat itu.

Kami bertemu lagi. Kali ini, di sebuah ekstrakurikuler di mana kita harus menulis kenangan kita. Aku menulis sebuah kenangan menyakitkan–bukan tentang cinta, tentu.

Di tengah aku menulis, ia masuk dan berjalan dengan gayanya yang unik, menurutku, Ia duduk di bangku depan. Aku meliriknya sekilas dan ia balas melirikku. Aku merasa sedikit kikuk kemudian melanjutkan karanganku.

Aku melihatnya membaca karanganku sekilas dan tersenyum lagi padaku. Mata kami kembali bertemu.

Manik matamu memberikan kehangatan yang menjalar di tubuhku.

Kemudian, beberapa hari selanjutnya, aku mengirimkan sebuah pesan lewat media sosial kepadanya. Ia mengingatku pernah menjadi MC acara sebelumnya. Aku tersenyum kecil, mengingat bagaimana saat awal aku bertemu dengannya dan menjadi sedikit tertarik padanya. Pada hari-hari berikutnya, kami menjadi dekat dan aku mulai benar-benar jatuh cinta padanya.

Hingga saat itu ia tiba-tiba menjatuhkanku begitu saja.

Advertisements

“If my love wer…

“If my love were an ocean,
there would be no more land.
If my love were a desert,
you would see only sand.
If my love were a star-
late at night, only light.
And if my love could grow wings,
I’d be soaring in flight.”

Thirteen Reasons Why

Quote

“It’s one thing…

“It’s one thing to fall in love. It’s another to feel someone else fall in love with you, and to feel a responsibility toward that love.”

Every Day by David Leviathan

Quote

“I wanted to te…

“I wanted to tell you that wherever I am, whatever happens, I’ll always think of you, and the time we spent together, as my happiest time. I’d do it all over again, if I had the choice. No regrets.”

–Boundless by Cynthia Hands

Quote

My Love Life

And here we are. It’s a part of my life. My love life.

Belakangan ini sejak masuk kelas satu di SMA-ku, aku mulai tertarik pada seseorang yang memang seharusnya dari awal lebih baik tidak perlu kukenal.

Bermula pada saat aku dipilih menjadi seorang MC di acara perayaan sekolahku. Siang itu, aku diminta untuk ikut gladi bersih sepulang sekolah di tempat acara tersebut sehari sebelum hari H. Aku pun ke sana menaiki mobil sekolahku. Di tengah aku berlatih, aku melihat sesosok laki-laki mengenakan kemeja kotak-kotak (tapi bukan bermodel tua) masuk ke dalam tempat acara.

Ia tersenyum padaku sekilas. Aku pun membalasnya dengan senyum, padahal aku tidak mengenalnya sekalipun.

Kemudian guruku memanggilku, guruku saat itu duduk di samping laki-laki itu. Ketika tengah berbicara dengan guruku, aku melihatnya melihatku dengan bingung. Awalnya, kupikir ia anak kuliah. Namun setelah aku bertanya kepada temanku, siapakah orang itu, ia bilang ia adalah kakak kelas kami, kelas dua belas. Aku setengah tidak percaya; aku tidak pernah melihatnya.

And from there, everything starts.

A Little About Myself.

Hey guys. Most of all I’d like to tell you a little about myself. I’m a girl, full of imaginations, fantasy and million dreams; live in Indonesia; this is my first time blogging. I’d like to use this blog to tell you stories, sharing my minds… etc.

And then a little about my life. Well most of all people must’ve great friends right? Best friends? Well so am I. “Currently” I have 4 besties; they’re in same class as me. They all are really. Really. GREAT! I love them all. ^o^

And about my family; I have three brothers and one sister, and a mother. My father has already deceased. Hmm.. I think that should be enough. Oh yeah, I’m a high school student. And I love anime, game, and manga. And I am an Asgardian and a Cassiopeia! :p (sorry that’s just a glimpse of my imagination^^;)